Senin, 09 November 2015

PERBANDINGAN TRANSMISI MANUAL DAN AUTOMATIC

Penjelasan mengenai transmisi :


            Sistem transmisi, dalam otomotif, adalah sistem yang berfungsi untuk konversi torsi dan kecepatan (putaran) dari mesin menjadi torsi dan kecepatan yang berbeda-beda untuk diteruskan ke penggerak akhir. Konversi ini mengubah kecepatan putar yang tinggi menjadi lebih rendah tetapi lebih bertenaga, atau sebaliknya.

FUNGSI TRANSMISI

Secara umum transmisi sebagai salah satu komponen sistem pemindah tenaga (power train) mempunyai fungsi sebagai berikut :

1. Meneruskan tenaga / putaran mesin dari kopling ke poros propeler.
2. Merubah momen yang dihasilkan mesin sesuai dengan kebutuhan (beban mesin dan kondisi
    jalan).                                                       
3. Merubah momen yang dihasilkan mesin sesuai dengan kebutuhan (beban mesin dan kondisi
    jalan).





KOMPONEN TRANSMISI



Tipe dari transmisi terbagi menjadi dua macam, yaitu transmisi manual dan transmisi automatic, berikut saya jelaskan mengenai kedua transmisi tersebut :







·         Transmisi otomatis


 adalah transmisi yang melakukan perpindahan gigi percepatan secara otomatis. Untuk mengubah tingkat kecepatan pada sistem transmisi otomatis ini digunakan mekanisme gesek dan tekanan minyak transmisi otomatis. Pada transmisi otomatis roda gigi planetari berfungsi untuk mengubah tingkat kecepatan dan torsi seperti halnya pada roda gigi pada transmisi manual.
Kecendenderungan masyarakat untuk menggunakan transmisi otomatis semakin meningkat dalam beberapa tahun belakangan ini, khususnya untuk mobil-mobil mewah, bahkan type-type tertentu sudah seluruhnya menggunakan transmisi otomatis.

NO.
KELEBIHAN TRANSMISI AUTOMATIC
KEKURANGAN TRANSMISI AUTOMATIC
1
Pengendaraan lebih praktis
Bbm lebih boros
2
Lebih terkesan mewah
Kurang bertenaga jika dipakai untuk ngebut ngebutan
3
Tidak lelah jika melewati jalanan macet
Biaya kerusakan lebih mahal





·         TRANSMISI MANUAL


Transmisi manual adalah sistem transmisi otomotif yang memerlukan pengemudi sendiri untuk menekan/menarik seperti pada sepeda motor atau menginjak kopling seperti pada mobil dan menukar gigi percepatan secara manual. Gigi percepatan dirangkai di dalam kotak gigi/gerbox untuk beberapa kecepatan, biasanya berkisar antara 3 gigi percepatan maju sampai dengan 6 gigi percepatan maju ditambah dengan 1 gigi mundur (R). Gigi percepatan yang digunakan tergantung kepada kecepatan
kendaraan pada kecepatan rendah atau menanjak digunakan gigi percepatan 1 dan seterusnya kalau kecepatan semakin tinggi, demikian pula sebaliknya kalau mengurangi kecepatan gigi percepatan diturunkan, pengereman dapat dibantu dengan penurunan gigi percepatan.






NO.
KELEBIHAN TRANSMISI MANUAL
KEKURANGAN TRANSMISI MANUAL
1
Irit bahan bakar
Lebih susah dipelajari bagi pemula
2
Lebih bertenaga dan enak jika dipakai kebut2an
Pengendalian tak semudah transmisi matic
3
Perawatan lebih mudah dan murah
Kaki terasa capek dan pegal ketika melewati jalanan macet

PERBANDINGAN TRANSMISI AUTOMATIC  DAN  TRANSMISI MANUAL
Berikut ini penjelasan dari masing-masing jenis transmisi tersebut :

NO
TRANSMISI AUTOMATIC
TRANSMISI MANUAL
1.
Pengendaraan praktis
Pengendaraan agak sdikin rumit
2.
Lebih simple dikendarai
Enak untuk kebut kebutan
3.
Lebih nyaman dan tidak capek
digunakan untuk mobil2 standar/komersial
4.
Terkesan mewah
relatif lebih tahan banting


PENGAPLIKASIAN TRANSMISI AUTOMATIC DAN TRANSMISI MANUAL PADA MOBIL :

A.      TRANSMISI AUTOMATIC MOBIL PRIBADI





B.     TRANSMISI MANUAL PADA MOBIL ANGKUTAN, PICK UP, DLL





Sumber :

Senin, 02 November 2015

PERBANDINGAN VELG RACING (ALLOY) DAN VELG KALENG

Penjelasan dari velg :

            Velg merupakan bagian dari kendaraan bermotor, kali ini yang saya jelaskan yaitu velg mobil, velg mobil ini merupakan bagian yang paling dominan dan paling terpandang untuk mempercantik tampilan mobil, banyak orang yang mengganti velg mobil standar (kaleng / alloy OEM) dengan velg alloy racing, velg racing ini memiliki model yang  beraneka ragam dan bahan yang berbeda-beda, ada velg replica yang dengan harga terjangkau dengan kekuatan biasa dan ada velg original yang harganya mahal dan kekuatannya dijamin.
Berikut ini saya jelaskan perbedaan / perbandingan dari velg racing (alloy) dan velg kaleng :

1.                  Velg  Racing Alloy

Pelek (cast light-alloy disc wheel) ini terbuat dari bahan campuran terutama dari alumunium atau magnesium. Pada umumnya digunakan untuk mengurangi berat, dan menambah penampilan kendaraan.



Velg diatas keluaran dari pabrikan RAYS engineering yang terbuat di JAPAN.

  
Velg racing (Alloy Rims)

velg alloy sangat cocok sekali digunakan pada kendaraan yang memakai ban lebar karena mampu mengurangi distorsi sudut camber dan dapat membuat respon setir menjadi lebih baik. Selain itu dengan memakai ban lebar juga dapat mengurangi rolling resistance yang tentu saja membuat tingkat efisiensi bahan bakar semakin baik.

Selain keempat kelebihan yang sudah diterangkan di atas sebenarnya masih banyak lagi keunggulan-keunggulan dari velg alloy ini, misalnya saja tidak mudah berkarat karena terbuat dari bahan dasar aluminium dan besi. Dengan demikian cara perawatannya pun juga menjadi lebih mudah meskipun mobil baru saja digunakan saat turun hujan. Kelebihan lainnya adalah memiliki bentuk yang lebih baik dan mempunyai banyak sekali varian sehingga calon konsumen pun bisa menentukan mana velg alloy yang sesuai dengan mobilnya.

Hanya saja velg alloy dibanderol dengan harga yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan velg kaleng mengingat kualitasnya pun juga berada di atasnya. Di Indonesia sendiri sudah banyak pabrikan dan yang menciptakan berbagai variasi velg alloy dengan harga mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Penggunaan velg mobil sebenarnya juga tergantung pada selera dari pemilik itu sendiri dan tidak sedikit pula yang masih percaya pada velg berbahan kaleng karena dibanderol dengan harga lebih murah, kekurangan dari velg ini adalah mudah sekali berkarat, lebih berat sehingga menyebabkan konsumsi bahan bakar menjadi semakin boros dan terakhir yaitu bentuknya sederhana dan memiliki pilihan lebih sedikit.

NO.
KELEBIHAN VELG RACING
( alloy rims)
KEKURANGAN VELG RACING
( alloy rims)
1
Bobot velg ringan
Bila terkena benturan sangat keras bisa pecah
2
Penampilan model yang sangat indah
Harga dari velg ini terbilang cukup mahal

3
Model yang dikeluarkan beraneka ragam

Ada model yang jelek dan tidak bagus kualitasnya

2.                  Velg kaleng (disk wheel)

Pelek (disk wheel)  tipe (pressed-steel disc wheel) ini terdiri atas rim yang dilas ke disc. Disc dibuat dari lembaran baja yang dipres. Konstruksi seperti ini mudah untuk diproduksi dalam jumlah yang banyak. Pada umumnya mobil menggunakan tipe ini karena tahan lama dan kualitasnya merata.


Velg kaleng (disk wheel)

Velg kaleng ini biasa digunakan untuk mobil angkutan, baik angkutan penumpang ataupun angkutan barang, karena velg kaleng ini memiliki kekuatan yang lebih tangguh disbanding velg alloy, kendaraan angkutan menggunakan velg kaleng karena diandalkan kekuatannya kektika seketika membentur sesuatu dan mengangkat beban yang sangat berat.

NO.
KELEBIHAN VELG KALENG
( disk wheel)
KEKURANGAN VELG KALENG
( disk wheel)
1
Bila terkena benturan sangat keras velg kaleng ini kuat tidak pecah
Velg mudah karatan ketika catnya terkelupas
2
Harga dari velg ini terbilang cukup murah

Penampilan model yang kurang indah
3
Velg kaleng ini bisa di custom kelebarannya
Model yang dikeluarkan hanya beberapa type dan modelnya kurang bagus


PERBANDINGAN VELG RACING (ALLOY)  DAN  VELG KALENG
Berikut ini penjelasan dari masing-masing jenis velg tersebut :

NO
Velg racing (Alloy Rims)

Velg kaleng (disk wheel)

1.
Bobot velg lebih ringan
bahan dari besi
2.
Lebih tahan karat
model standar/terbatas
3.
Bentuk velg lebih baik
digunakan untuk mobil2 standar/komersial
4.
terbuat dari logam campuran
relatif lebih tahan banting


PENGAPLIKASIAN VELG ALLOY DAN VELG KALENG PADA MOBIL :

A.                  VELG ALLOY PADA MOBIL PRIBADI



B.                    VELG KALENG PADA MOBIL ANGKUTAN, PICK UP, DLL


SUMBER :



PERBANDINGAN CAT JENIS PU(Poly Urethane) DAN NC (Nitro Cellulose)

Penjelasan dari sifat cat :
Cat pada suatu mobil adalah suatu cerminan yang menggambarkan keindahan pada suatu mobil, dan warna itu suatu ciri khas dari pribadi yang memiliki karakter yang berbeda, banyak orang yang tidak puas dengan cat mobil bawaannya atau warna velg bawaannya, sebagian orang yang gemar terhadap modifikasi, banyak yang mengganti warna body dan warna velgnya sesuai selera dan mood orang tersebut…harga dan jenis cat ber-aneka ragam ada yang untuk kelas bawah sampai tingkat atas, ada dua jenis cat yaitu : PU(Poly Urethane) dan NC(Nitro Cellulose).
Berikut penjelasan mengenai kedua jenis cat tersebut :

1.                  Cat jenis NC (Nitro Cellulose) :

Merupakan bahan cat yang murah dan mempunyai beberapa kelemahan mendasar; antara lain kurang mengkilat (glossy) dan cepat pudar. Namun jenis ini memiliki keunggulan yang cukup memikat yaitu sifatnya yang 'instant'. Tidak perlu menunggu lama, cukup beberapa menit mobil yang dicat bisa dipakai kembali.



NC (Nitro Cellulose)
Cat nc ini dibuat dengan bahan utama resin nitrocellulose. Resin nitrocellose adalah resin yang dibuat dari cellulose (serat tanaman) yang dimasak dan diproses (diasamkan)  dengan asam nitrat dan asam sulfat. Nitrocellulose resin ini bersifat keras dan brittle (sangat mudah retak), karena itu untuk membentuk cat nc (nitrocellulose lacquer) perlu ditambahkan beberapa bahan lain seperti : plasticizer, hard resin dan beberapa bahan aditif lainnya. Campuran resin dan aditif ini kemudian dilarutkan dalam suatu thinner supaya dapat diaplikasikan dan menghasilkan lapisan finishing yang halus. 
Cat nitrocellulose, nc atau lacquer merupakan salah satu cat yang sangat popular pada industri furniture finishing. Cat jenis ini dengan cepat dipakai untuk menggantikan proses finishing dengan bahan finishing tradisional seperti shellac, oil atau varnish. Cat NC dengan aplikasi spray bisa menghasilkan semua warna yang dibuat dengan shellac dengan waktu yang jauh lebih cepat dan kontrol yagn lebih baik. 

NO.
KELEBIHAN CAT NC
( Nitro Cellulose)
KEKURANGAN CAT NC
( Nitro Cellulose)
1
Mudah ditanganI
Kekuatannya yang relatif rendah
2
Penampilan finishing yang sangat indah
Lapisan film-nya gampang menguning

3
Relatif aman dan ramah lingkungan

Mudah terbakar


2.                  Cat jenis PU (Poly Urethane) :

Merupakan bahan cat yang mahal. cat PU biasanya disebut dengan cat oven karena proses pengeringannya memakai oven. Tanpa teknik oven proses pengeringan memakan waktu lebih lama. Tetapi dengan menggunakan teknik oven, proses pengeringan hanya butuh 60 menit saja. Beberapa kelebihan cat PU dibandingkan cat NC antara lain memiliki daya kilat yang tinggi, daya tutup bagus dan keras, lebih tahan terhadap goresan, dan tahan lama. Bagi pemilik kendaraan yang mengutamakan kualitas, sudah pasti cat jenis inilah yang dipilih meskipun ia harus membayar mahal. Biasanya mobil baru dari pabrik menggunakan bahan dasar PU dan dapat bertahan hingga tahunan.





PU (Poly Urethane)

Polyurethane atau yang biasa disebut PU merupakan bahan cat premium yang berkualitas tinggi. Sesuai namanya maka yang dimaksud dengan polyurethane adalah bahan yang dihasilkan dari polimerisasi dari urethane. Urethane dihasilkan dari reaksi antara polyisocyanate dengan bahan yang mempunyai gugus hidroksil. Namun Pada umumnya yang dinamakan sebagai cat PU adalah suatu jenis cat yang terdiri dari dua komponen di mana terdapat bahan PU dan isocyanate sebagai hardener. Bahan ini merupakan suatu jenis coating yang bisa menghasilkan lapisan film yang kuat dan keras, tahan terhadap panas, bahan kimia dan goresan.

NO.
KELEBIHAN CAT PU
(Poly Urethane)
KEKURANGAN CAT PU
(Poly Urethane)
1
Lapisan film yang dihasilkan sangat kuat, keras, tahan gores, tahan solvent, tahan terhadap air panas dan tahan terhadap beberapa jenis bahan kimia. Selain itu lapisan film yang dihasilkan mempunyai penampilan yang soft yang banyak disukai orang.
Polyurethane terdiri dari dua komponen yang harus dicampur dalam perbandingan yang tepat pada saat digunakan
2
Memiliki daya kilat yang tinggi dan daya tutup bagus sehingga permukaan akan nampak smooth.
Cat PU memiliki pot life (waktu yang dibutuhkan saat pencampuran PU dengan hardener untuk menjadi keras) yang relatif pendek yaitu berkisar antara 2 sampai 3 jam saja, karena itu maka pencampuran bahan ini harus diperhitungkan dengan baik untuk menghindari terjadinya pemborosan akibat material yang kering tanpa terpakai.
3
Merupakan perbaikan dari melamin sehingga tidak berbau dan perih dimata.
Cat PU ini membutuhkan waktu pengeringan yang lebih lama, sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama dalam tiap tahap finishing-nya.


PERBANDINGAN CAT JENIS PU(Poly Urethane) DAN NC (Nitro Cellulose)

Berikut ini penjelasan dari masing-masing jenis cat tersebut :

NO
PU(Poly Urethane)
NC (Nitro Cellulose)
1.
proses pengeringannya memakai oven
kurang mengkilat (glossy)
2.
Tanpa teknik oven proses pengeringan memakan waktu lebih lama
cepat pudar
3.
dengan menggunakan teknik oven, proses pengeringan hanya butuh 60 menit saja
Tidak perlu menunggu lama, cukup beberapa menit mobil yang dicat bisa dipakai kembali.
4.
PU memiliki daya kilat yang tinggi
Tidak perlu menggunakan oven


PENGAPLIKASIAN CAT PU DAN NC PADA MOBIL :

A.      CAT PU PADA MOBIL PROBADI




B.      CAT NC PADA MOBIL ANGKUTAN, PICK UP, DLL



Sumber :